Ayo Donor Darah

By Bagus Bagiartha 21 Jun 2019, 13:07:35 WIB Kesehatan
Ayo Donor Darah

“Tahukah Anda? Bila kita berdonor darah secara rutin maka sel darah pendonor akan mengalami regenerasi lebih cepat, selalu baru dan segar. Pastinya ini baik untuk tubuh.” (dr. Robby Nur Aditya, Unit Donor Darah Pusat PMI)

“Darah berkoresponden untuk berbagi cinta dari dunia luar dan diri sendiri. Jadi bisa dibayangkan, kalau kita mendonorkan darah sama saja dengan juga membagikan cinta ke dunia luar.” (Dr. Riani Susanto, ND., C.T.)

 

Cara Berdonor Darah

Caranya mudah. Tinggal datang ke UDD terdekat dan lakukan langkah-langkah berikut:

  • Mengambil formulir pendaftaran donor
  • Membaca pesan donor dan mengisi formulir donor yang berisi tentang pertanyaan riwayat medis (inform consent) dan identitas donor
  • Menandatangani formulir pendaftaran
  • Pemeriksaan pendahuluan yaitu penimbangan berat badan, pemeriksaan Hb, dan golongan darah
  • Pemeriksaan termasuk wawancara dan pemeriksaan tekanan darah
  • Pengambilan darah dan sample darah
  • Istirahat (donor disediakan makanan pengganti)

Syarat Menjadi Penyumbang darah

  1. Sehat jasmani dan rohani
  2. Calon penyumbang harus berusia 17-65 tahun, Berat badan minimal 45 kg
  3. Kadar hemoglobin >12,5 gr% sampai dengan 17,0g%
  4. Tekanan darah (sistol 100-170 mmHg) dan (diastol 70-100 mmHg)
  5. Suhu tubuh antara 36,6-37,5 derajat Celcius
  6. Tidak mengalami gangguan pembekuan darah (hemofilia)
  7. Denyut nadi antara 50-100 kali/menit
  8. Rentang waktu penyumbang minimal 8 minggu atau 2 bulan sejak donor darah sebelumnya (maksimal 6 kali dalam 1 tahun)

Larangan Menjadi Penyumbang Darah

  1. Mempunyai penyakit jantung dan paru paru
  2. Menderita kanker
  3. Menderita tekanan darah tinggi (hipertensi)
  4. Menderita kencing manis (diabetes militus)
  5. Memiliki kecenderungan perdarahan abnormal atau kelainan darah lainnya.
  6. Menderita epilepsi dan sering kejang
  7. Menderita atau pernah menderita Hepatitis B atau C.
  8. Mengidap raja singa (sifilis)
  9. Ketergantungan narkoba.
  10. Kecanduan minuman beralkohol
  11.  Mengidap atau beresiko tinggi terhadap HIV/AIDS
  12. Dokter menyarankan untuk tidak menyumbangkan darah karena alasan kesehatan

Keadaan yang Menunda Menjadi Penyumbang Darah

  1. Sedang sakit demam, jangka waktu menyumbangkan adalah 1 minggu setelah sembuh.
  2. Setelah cabut gigi, jangka waktu menyumbangkan adalah 5 hari setelah sembuh.
  3. Setelah operasi kecil, jangka waktu menyumbangkan adalah 6 bulan.
  4. Setelah operasi besar, jangka waktu menyumbangkan adalah 12 bulan.
  5. Setelah melakukan tranfusi, jangka waktu menyumbangkan adalah 1 tahun.
  6. Setelah tatto, tindik, tusuk jarum, dan transplantasi, jangka waktu menyumbangkan adalah 1 tahun.
  7. Bila kontak erat dengan penderita hepatitis, jangka waktu menyumbangkan adalah 12 bulan.
  8. Sedang hamil, jangka waktu menyumbangkan adalah 6 bulan setelah melahirkan.
  9. Sedang menyusui, jangka waktu menyumbangkan adalah 3 bulan setelah berhenti menyusui.
  10. Setelah sakit malaria, jangka waktu menyumbangkan adalah 3 tahun setelah bebas dari gejala malaria.
  11. Setelah berkunjung pulang dari daerah endemis malaria, jangka waktu menyumbangkan adalah 12 bulan.
  12. Bila tinggal di daerah endemis malaria selama 5 tahun berturut-turut, jangka waktu menyumbangkan adalah 3 tahun setelah keluar dari daerah tersebut.
  13. Bila sakit tipus, jangka waktu menyumbangkan adalah 6 bulan setelah sembuh.
  14. Setelah vaksin, jangka waktu menyumbangkan adalah 8 minggu.
  15. Ada gejala alergi, jangka waktu menyumbangkan adalah 1 minggu setelah sembuh.
  16. Ada infeksi kulit pada daerah yang akan di tusuk, jangka waktu menyumbangkan adalah 1 minggu setelah sembuh.

Panduan untuk Menyumbangkan Darah

  1. Tidur minimal 4 jam sebelum menyumbang.
  2. Makanlah 3 - 4 jam sebelum menyumbangkan darah. jangan menyumbangkan darah dengan perut kosong.
  3. Minum lebih banyak dari biasanya pada hari menyumbangkankan darah (paling sedikit 3 gelas)
  4. Setelah menyumbang beristirahat paling sedikit 10 menit sambil menikmati makanan penyumbang, sebelum kembali beraktivitas.
  5. Kembali bekerja setelah menyumbangkan darah, karena tidak berbahaya untuk kesehatan
  6. Untuk menghindari bengkak di lokasi bekas jarum, hindari mengangkat benda berat selama 12 jam.
  7. Banyak minum sampai 72 jam ke depan untuk mengembalikan stamina dan pulih

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Puaskah anda dengan pelayanan kami?
  Sangat Puas
  Puas
  Cukup Puas
  Tidak Puas

Video Terbaru

View All Video