Komitmen RSUD Pasirian Kab. Lumajang Mewujudkan Fasyankes Bebas Alkes Bermerkuri

By RSUD Pasirian 04 Nov 2020, 11:08:16 WIB Kesehatan
Komitmen RSUD Pasirian Kab. Lumajang Mewujudkan Fasyankes Bebas Alkes Bermerkuri

Keterangan Gambar : Poster Himbauan Penghapusan Alkes Bermerkuri


          Sejak dahulu, merkuri telah banyak digunakan dalam bidang kedokteran termasuk pada beberapa alat kesehatan. Padahal merkuri merupakan salah satu bahan berbahaya dan beracun yang memiliki dampak kesehatan bagi makhluk hidup.

          Melalui Surat Edaran nomor HK.02.02.I/28992019 tentang Penghapusan dan Penarikan Alat Kesehatan Bermerkuri, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencoba menarik beberapa alat kesehatan bermerkuri seperti termometer, tensimeter dan dental amalgam.

            Merkuri merupakan logam berat yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan hidup, karena bersifat toksik, persisten, bioakumulasi, dan dapat berpindah dalam jarak jauh di atmosfer. "Merkuri bisa dihirup oleh manusia, dan itu menimbulkan berbagai efek. Efek jangka pendeknya bisa batuk, nyeri tenggorokan, pernapasan pendek, nyeri di dada, rasa tidak nyaman di saluran pernapasan, mual, muntah, dan diare. Dampak langsungnya adalah iritasi mata, sakit kepala, pusing, naiknya tekanan darah, dan detak nadi. Sementara itu efek jangka panjangnya adalah bisa gangguan saraf, menimbulkan masalah kecemasan, gangguan tidur, tremor, gangguan penglihatan, hingga gangguan pendengaran.

            Selain itu, merkuri juga bisa berbahaya juga pada wanita hamil, dalam hal ini mengganggu janin, merkuri bisa masuk lewat plasenta dan ASI. Merkuri bersifat racun terhadap sistem saraf pusat dan perifer. Menghirup uap merkuri berefek negatif pada saraf, pencernaan, sistem kekebalan tubuh, paru-paru dan ginjal, dan mungkin akan berakibat fatal. Garam-garam anorganik merkuri juga dapat memengaruhi organ kulit, mata, saluran pencernaan, serta dapat menyebabkan toksisitas ginjal jika tertelan.

            RSUD Pasirian Kab. Lumajang saat ini sudah tidak memakai alat-alat kesehatan bermerkuri, dalam rangka turut serta mendukung dan berkomitmen mewujudkan fasyankes bebas alat kesehatan bermerkuri, sesuai dengan Perpres No. 21 Tahun 2019 Tentang Rencana Aksi Nasional Pengurangan dan Penghapusan Alat Kesehatan Bermerkuri serta Permenkes No. 41 Tahun 2019 tentang Penghapusan dan Penarikan Alat Kesehatan Bermerkuri di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

 

Sumber:




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Puaskah anda dengan pelayanan kami?
  Sangat Puas
  Puas
  Cukup Puas
  Tidak Puas

Video Terbaru

View All Video